Buletin
Buletin Jantera Juni 2010
Matahari terbit tersenyum di ufuk timur melenggang gemulai memancarkan sinar kehidupan. Menerangi jalan penuh harapan. Burung berkicau diselimuti embun pagi diiringin lantunan gemericik air nan sejuk. Jalan-jalan setapak membentang mananti untuk dipijak. Itulah alam. Dia memanggil kita untuk kembali merengkuhnya. Mengajak kembali untuk bercanda bersama. (lebih…)
Buletin
Buletin Jantera Mei 2010
Perjalanan mencari sebuah makna akan senantiasa terus menerus dilakukan. Tak peduli sedalam dan setinggi tempat makna tersebut berada.
Mengapa kita sangat peduli akan sebuah makna? Saya, Anda, dan Mereka pasti memiliki jawaban yang berbeda. Akan tetapi ada satu hal yang kesamaannya yaitu proses. (lebih…)
Buletin
Buletin Jantera 1(Re – Kontruksi) 2010
Perjalanan mencari sebuah makna akan senantiasa terus menerus dilakukan. Tak peduli sedalam dan setinggi tempat makna tersebut berada. Mengapa kita sangat peduli akan sebuah makna? Saya, Anda, dan Mereka pasti memiliki jawaban yang berbeda. Akan tetapi ada satu hal yang kesamaannya yaitu proses. Buletin ini pun sedang dalam proses untuk mencari makna tersebut. Tentu, dengan sebuah perjalanan yang tidak lurus seperti jalan tol. Tapi, setidaknya memiliki hasrat untuk berjalan. (lebih…)
Buletin
Buletin Logografi 2009
Salam Kangen! Namaste.. Puji yukur mari kita panjatkan kehadirat Ilahi Rabbi. Shalawat serta salam semoga selalu tercurah sang pecinta alam nabi besar Muhammad SAW. Pembaca yang budiman musim penghujan telah tiba, banyak bencana yang terjadi di negeri ini banjir, longsor, angin puting beliung. Menyambut hari penanaman pohon Indonesia segenap staf Read more…
Buletin
Jurnal Teropong Barat Juni 2008
Namsate…
Syukur Alhamdulillah kami panjatkan kepada Ilahi Rabbi, karena dengan ijin-Nya lah akhirnya Jurnal edisi juni ini bisa terbit. Ditengah kesibukan kami mengarungi kehidupan ini. Kehidupan terus bergulir, walaupun begitu banyak cobaan dan godaan yang menerpa, begitu kompleks dan ruwetnya jaring-jaring masalah yang mendera dihadapan kita, dari mulai asmara, hidup-mati bahkan hingga bencana yang terus dan terus sja tanpa henti. Bahkan katanya bencana banjir sudah menjadi agenda rutin tahunan (dibeberapa daerah) yang sayang apabila dilewatkan.Ada apa gerangan? Apakah kita akan terus diam menikmati genangan air yang menghanyutkan sebagian isi dari rumah kita? Malukah kita ketika tanpa sadar mengucapkan “akh, itumah biasa, daerah sana kan udah langganan (kewajiban/keharusan) terjadi banjir! So..? Enjoy aja lagi !” Kalau kita memang sempat mangatakan itu?Marilah kita bersama-sama mengucapkan Astagfirullahaladzim! 3x!!! (lebih…)
Buletin
Jurnal Teropong Barat September 2007
Namaste…
Konon, Nabi Adam dengan Ibunda Hawa Mengawali kehidupan manusia di Jabal Rahmah (Bukit/Gunung Rahmah/Kasih), Nabi Nuh mendaratkan kapalnya di Gunung Jud, Nabi Musa mengawali mernerima wahyu dan melawan Firaun dari Gunung Tursina, Nabi Muhammad SAW menerima wahyu di Jabal Nur (Gunung Cahaya), itulah beberapa bukti menunjukan bahwa ternyata Gunung bukanlah hanya sekedar pasak bumi yang membuatnya seimbang seperti yang tertulis dalam beberapa ayat suci Al Qur’an. (lebih…)






