Namaste…
Konon, Nabi Adam dengan Ibunda Hawa Mengawali kehidupan manusia di Jabal Rahmah (Bukit/Gunung Rahmah/Kasih), Nabi Nuh mendaratkan kapalnya di Gunung Jud, Nabi Musa mengawali mernerima wahyu dan melawan Firaun dari Gunung Tursina, Nabi Muhammad SAW menerima wahyu di Jabal Nur (Gunung Cahaya), itulah beberapa bukti menunjukan bahwa ternyata Gunung bukanlah hanya sekedar pasak bumi yang membuatnya seimbang seperti yang tertulis dalam beberapa ayat suci Al Qur’an.
Apabila kita perhatikan (teliti), perjuangan bangsa kita untuk mencapai kemerdekaan tidak terlepas dari yang namanya gunung, sebut saja Perjuangan Tentara PETA yang menjadikan gunung sebagai basis perjuangan, contohnya Gunung Srandil, Guung Wayang sebagai medan latihan dan persiapan pemberontakan Tentara PETA di Cileunca, Pangalengan. Bahkan seorang Soe Hok Gie pun menghembuskan napas terakhirnya di Puncak Gunung Semeru.
Begitu berarti jasa dari sebuah gunung bagi kehidupan, maka alangkah bijaknya bila kita sebagai manusia yang beradab dapat menghargainya. Banyak apresiasi yang dapat dilakukan sebagai wujud penghargaan terhadap salah satu hasil karya cipta Sang Maha Pencipta tersebut. Dan tentunya setiap orang memiliki hak yang bebas untuk mengapresiasikannya.
Pada kesempatan yang mudah-mudahan baik ini, redaksi mencoba menampilkan segelintir manusia yang mudah-mudahan menjadi inspirasi bagi kita semua. Selain itu juga semoga menjadikan sebuah renungan bagi para pembaca.
Selamat mengapresiasi..!!
[download id=”510″]
0 Comments