Catatan Perjalanan
Melancong ke Ujung Barat Pulau Jawa
Pertama kalinya, kuinjakan kaki di salah satu wilayah paling barat Pulau Jawa. Sebuah desa yang masih termasuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten ini memang merupakan desa paling pojok setelah Desa Ujung Jaya.
Jalur darat menjadi akses yang kami pilih untuk dapat menjangkau desa ini ternyata tidak bersahabat. Jalanan penuh lubang dan disertai kubangan lumpur sesekali menjadi satu-satunya jalan darat yang harus ditempuh. Akan tetapi, hijaunya hamparan sawah dan kebun milik masyarakat di sepanjang jalan menjadi obat tersendiri untuk mengobati badan yang pegal karena mobil yang kami tumpangi terbanting kesana kemari akibat jalanan yang penuh lubang.
Setelah menempuh dua belas jam lebih akhirnya sampailah kami di sebuah penginapan yang jaraknya hanya beberapa meter dari bibir pantai. Selama 4 hari 4 malam kami menghabiskan waktu di wilayah dengan penduduk lebih dari 4000 orang ini. Desa Taman Jaya ini merupakan model desa konservasi yang “katanya” sedang dan hendak dikembangkan oleh pemerintah. Akan tetapi, melihat kenyataan dan pernyataan dari Kepala Desa pun tampaknya tergambar ketidakseriusan pemerintah pusat untuk dapat mengembangkan daerah ini, bahkan untuk dapat menilik parahnya kerusakan jalan pun tidak. (lebih…)




