Foto dan Tulisan oleh: Novi Kristanti, Grajag Baswara Sandekala.
Buku “Bandung Di Lingkung Gunung” ini berisikan data-data serta informasi mengenai rangkaian pegunungan yang mengelilingi cekungan Bandung. Data-data serta informasi yang kami peroleh dan kami kumpulkan tersebut tentunya tidaklah mudah, butuh proses yang cukup berat, mulai dari proses pencarian dan pengumpulan data dan informasi dari berbagai pihak dan berbagai sumber, proses perijinan yang cukup rumit, sampai proses pendakian yang sangat melelahkan. Namun, hal tersebut tidaklah menjadi halangan bagi kami untuk membuktikan bahwa kami mampu untuk berkarya, dan buku inilah salah satu karya yang kami persembahkan sebagai bentuk pengabdian kami (Ketua Adat Jantera 2012 : 2).
Berikut ini adalah beberapa momen yang terdapat dalam kegiatan Peluncuran Buku Bandung Di Lingkung Gunung.
Foto-foto dokumentasi kegiatan Jantera menjadi gerbang penyambut bagi para peserta dan tamu undangan.
Salah seorang perserta sedang mendaftarkan diri untuk mengikuti kegiatan Peluncuran Buku.
Mahasiswa Geografi sedang memandangi foto-foto dokumentasi kegiatan Jantera.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung turut hadir dengan antusiasme yang besar.
Peserta mulai memenuhi ruangan.
MC Adi dan MC Fenny mulai membuka acara.

Acara dimulai dengan kata sambutan.

Ir. Yakub Malik sebagai pembicara pertama dengan bahasan Indonesia yang terletak di kawasan cincin api.

Acara selanjutnya diisi oleh anggota Jantera yang telah melakukan penjelajahan di Gua Cihguha mulai melakukan ekspose Ciguha.
Dr. Budi Brahmantyo, M.Sc. dan Drs. T. Bachtiar, S.E keduanya tergabung dalam Kelompok Riset Cekungan Bandung (KRCB) sebagai pembicara selanjutnya. T. Bachtiar yang akrab disapa Kang Bach merupakan salah satu pendiri Jantera.
Kang Bach dengan bahasan dari aspek sosial, bagaimana masyarakat Bandung itu sendiri.
Kang Bach dengan bahasan dari aspek sosial, bagaimana masyarakat Bandung itu sendiri.
Sementara Pak Budi menjelaskan dari aspek fisik yaitu geologinya.
Kang Bach menerima cendera mata yang diserahkan oleh Agus.
Pak Budi menerima cendera mata yang diserahkan oleh Ketua Pelaksana.

Tim Penyusun Buku Bandung Di Lingkung Gunung.
Tim Penyusun Buku Bandung Di Lingkung Gunung.
Pak Lili sebagai editor Buku.

Tiba kita dia acara puncak, yaitu peresmian buku Bandung Dilingkung Gunung oleh Drs. Dadang Sungkawa dengan pengguntingan pita jingga pada buku. Karya kedua dari keluarga jingga pun resmi diluncurkan.
Tiba saatnya kuis. Beberapa peserta mengangkat tangan untuk memberikan jawaban.

Pemberian hadiah kepada peserta yang menjawab pertanyaan dengan benar.
Setelah acara selesai, kami menyempatkan diri untuk berfoto bersama.
Sebuah tim yang hebat, Keluarga hebat, JANTERA!!! BRAVO JANTERA!!!

Sang Karya

Acara peluncuran Buku Bandung Di Lingkung Gunung sendiri di liput oleh beberapa media cetak, salah satunya Pikiran Rakyat, yang diterbitkan sehari setelah kegiatan ini dilaksanakan.

Mahasiwa Harus Bisa Menulis
Sekian, semoga berkenan.
7 Comments