Di Banten Selatan…
Ada sebuah desa nan jauh dan kumuh
Berpuluh kilometer jarak di tempuh
Kaki berpijak kulit berlumpur
Bak prajurit yang bertempur
Tambang membentang pada bambu dan tiang
Penghubung desa dengan tanah sebrang
Ada seorang bocah mencari impian
Menggenggam penuh sebuah harapan
Tatkala bentangan tambang lepas
Tak ada pemerintah yang bergegas
Dan mereka terus mencari
Sekomplotan penguasa yang tak peduli
Hey! Para pemimpin janganlah kau bertapa
Tengoklah kami rakyat jelata
Yang butuh dan haus akan kenikmatan dunia
Dimana janjimu
Ketika kau membutuhkan kami
Mengejar kesana kemari
Berucap kata yang tak pasti
Tapi kini tiadapun satu bukti
Bila korupsi menjadi panglima
Kemana rakyat harus bersandar
Kami rakyat menjadi korban
Keserakahan para Tuan
Mari bangun jangan tidur
Genggamlah erat tangan dan langkah kaki
Rangkulah kami tiada henti
Menuju masyarakat yang hakiki
Penulis: Rahayuni Tyas Pratiwi (Mahasiswa Pend. Geografi 2014)
1 Comment